Senin, 24 Maret 2008

Check Up Cagub/Cawagub Geratis

-Ditanggung APBD Jateng
SEMARANG - Meskipun 5 pasangan calon gubernur (cagub) dan calon wakil gubernur (cawagub) yang akan berlaga dalam
Pilgub Jateng 2008 dari kalangan sangat mampu, mereka tidak perlu keluar uang sepeser
pun untuk biaya cek kesehatan umum (general check up) sebagai salah satu syarat jadi cagub-cawagub.
Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jateng Ari Pradhanawati mengatakan, KPU akan
menanggung seluruh biaya cek kesehatan umum terhadap 10 cagub dan cawagub, yang dananya diambilkan dari pos
anggaran Pilgub Jateng 2008.
"Saya tidak tahu berapa jumlah anggaran untuk cek kesehatan fisik dan mental 10 kandidat itu namun sudah
disiapkan," katanya, Senin (24/3).

Dalam pertemuan KPU dengan tim sukses cagub pekan lalu disepakati, tempat melakukan
"general check up" cagub-cawagub di RSUP Kariadi Semarang.
Ari mengatakan, sebenarnya tidak ada aturan yang mengharuskan negara, dalam hal ini KPU, menanggung
biaya cek kesehatan cagub-cawagub. Namun, katanya, pengalaman yang lalu, cek kesehatan capres, cawapres,
dan calon kepala daerah lainnya juga ditanggung negara.
Hasil tes kesehatan nantinya akan disertakan bersama sejumlah berkas persyaratan lain kepada KPU
ketika pasangan calon mendaftar di KPU. "Karena rumah sakitnya sudah ditentukan, nantinya cek kesehatan akan
dilakukan secara bersama-sama. Waktunya belum ditentukan," katanya.
Biaya cek kesehatan umum di rumah sakit di Semarang, berdasarkan pemantauan, bervariasi antara
Rp750 ribu hingga Rp1,5 juta.
Meskipun waktu pendaftaran pasangan cagub-cawagub ke KPU semakin dekat, hingga kini calon pasangan belum
bisa memastikan kapan akan mendaftarkan diri.
Bambang Sadono, cagub Partai Golkar mengatakan, berkas persyaratan memang sudah disiapkan namun belum
bisa memastikan kapan mendaftarkan diri ke KPU.
"Saya belum bertemu dengan Pak Adnan untuk membicarakan hal itu sehingga sementara ini tidak bisa
mengatakan kapan akan mendaftarkan," katanya. KPU Jateng membuka pendaftaran cagub-cawagub mulai 26
Maret hingga 1 April 2008.
Sukawi Sutarip, cagub dari koalisi Partai Demokrat dan PKS juga mengatakan belum bisa menetapkan
waktunya kapan mendaftarkan diri meskipun DPP Partai Demokrat sudah memastikan bahwa rekomendasi cagub
kepada dirinya tidak akan dicabut.
"Kami akan menunggu waktu yang tepat," kata Sukawi yang berpasangan dengan Ketua PGRI Jateng
Sudharto.(udi)